KESEIMBANGAN PEREKONOMIAN 2 SEKTOR
Nama : Monica Cindy Amanda (222010200104)
Kelas : Manajemen B1
Mata Kuliah : Ekonomi Makro
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Keseimbangan Perekonomian 2 Sektor
Pendapatan dua sektor perekonomian hanya digerakkan oleh dua pelaku kegiatan ekonomi, yaitu rumah tangga dan perusahaan (swasta). Ini berarti dalam perekonomian dimisalkan tidak terdapat kegiatan pemerintah maupun perdagangan luar negeri.
Gambar Aliran-aliran pendapatan yang terdapat dalam perekonomian dua sektor
• Fungsi konsumsi menggambarkan hubungan antara konsumsi dan pendapatan
• Kemiringan fungsi/ kurva konsumsi disebut hasrat mengkonsumsi marginal (Marginal Propensity to Consume = MPC), mengukur besarnya tambahan pendapatan yang digunakan untuk menambah konsumsi.
• MPC = C/Y
• MPC selalu positip, tetapi nilainya kurang dari satu (0 < MPC < 1)
• Fungsi konsumsi linear mempunyai kemiringan sama (MPC konstan), sedangkan fungsi konsumsi nonlinear mempunyai kemiringan yang berubah (MPC tidak konstan/ berubah)
• Intersep fungsi konsumsi disebut konsumsi otonom (autonomous consumption), mengukur:
- besarnya pengeluaran konsumsi pada saat pendapatan nol.
- pengeluaran konsumsi yang tidak dipengaruhi oleh pendapatan.
• Hasrat mengkonsumsi rata-rata (Average Propensity to Consume = APC) merupakan rasio antara pengeluaran konsumsi terhadap pendapatan atau disebut juga sebagai tingkat konsumsi
APC = C/Y
APC selalu positip
Kondisi break even terjadi jika pendapatan hanya cukup untuk menutup pengeluaran konsumsi (Y=C, atau S= 0) Secara matematis:
Y = C
Y = C0 + bY
Y – bY = C0
Y(1 – b) = C0
Y = C0/(1 – b) = C0/MPS
CONTOH :
Diketahui Fungsi Kosumsi: C = 50.000 + 0,75Y Pada tingkat pendapatan berapa BEP terjadi?
Jawab:
BEP > Y = C
Y = 50.000 + 0,75Y
Y – 0,75 Y = 50.000
Y (1 – 0,75) = 50.000
Y = 50.000/0,25 = 200.000

Komentar
Posting Komentar