Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
Nama : Monica Cindy Amanda (222010200104)
Kelas : Manajemen B1
Mata Kuliah : Ekonomi Makro
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Pengertian
pertumbuhan dan Pembangunan ekonomi menurut beberapa tokoh
Menurut
Sadono Sukirno (1996: 33) pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memiliki definisi
yang berbeda, yaitu pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output perkapita
yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan
salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dengan demikian makin tingginya
pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat,
meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan. Sedangkan
pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan perkapita dengan jalan
mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman
modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan ketrampilan,
penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen. Pembangunan ekonomi
didefinisikan dalam beberapa pengertian dengan menggunakan bahasa berbeda oleh
para ahli, namun maksudnya tetap sama.
Pengertian
Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
• Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi
perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih
baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi bisa diartikan juga sebagai
proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam
bentuk kenaikan pendapatan nasional.
• Pembangunan ekonomi adalah proses kenaikan pendapatan
total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan
penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu
negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Perhitungan
pendapatan perkapita memiliki dua metode yang diterapkan yakni :
- Perhitungan perkapita
Nominal (PPK Nominal)
Perhitungan
ini didasari oleh harga yang Sedang berlaku diperiode tertentu (PPK Nominal).Perhitungan ini bisa didapat
setelah mengetahui jumlah Produk Nasional Bruto (PNB). Rumusnya
Pendapatan
perkapita = produk Nasional Bruto (PNB) : Total Jumlah Penduduk
Contoh :
Ditahun 2019 negara X memiliki PNB sebesar 3000 triliun dengan total
penduduknya sebanyak 150 juta jiwa. Jadi,besaran pendapatan perkapita negara X
pada tahun tersebut adalah?
Pendapatan
perkapita = 3000 triliun : 150 juta = 20 juta
2.
Perhitungan
perkapita Rill atau PDB Rill
Perhitungan ini berdasarkan harga tetap
yang berlaku di periode tertentu. Hasilnya nanti disebut sebagai
Produk Domestik Bruto (PDB) Rill.Perhitungan PDB ini berbeda
dengan PNB.Jika PNB akan ikut menghitung pendapatan dari produkdi yang
dilakukan di luar negri,sedangkan PDB
hanya berlaku secara nasional.Rumusnya
PDB Rill = Produk Nasional Bruto (PNB) konstan : Total jumlah penduduk
Contoh : Ditahun 2020,negara Y memiliki total penduduk sebanyak 200 juta jiwa
dengan acuan perhitungan PNB tertinggi adalah pada PNB tahun 2019,yaitu sebesar
4000 triliun. Maka pendapatan perkapita negara Y pada tahun tersebut adalah?
Pendapatan perkapita negara Y = 4000 triliun : 200 juta = 20 juta
Maka,pendapatan perkapita negara Y ditahun 2020 adalah 20 juta/orang/tahun
dengan mengacu pada PNB tahun 2019
Perbedaan
Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi
· Tidak memperhatikan pemerataan
pendapatan
· Tidak memperhatikan pertambahan
penduduk
· Setiap input dapat menghasilkan
output yang banyak
Pembangunan
ekonomi
·
Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk
pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya
·
Meningkatkan taraf hidup masyarakat
·
Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi selalu
berjalan beriringan
Persamaan
Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
1.
Kedua-duanya merupakan kecenderungan dibidang
ekonomi..
2. Pokok permasalahan akhir adalah besarnya pendapatan per kapita.
3. Keduanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan memerlukan dukungan rakyat.
4. Kedua-duanya berdampak kepada kesejahteraan rakyat.
Faktor-faktor
yang mempengarui Pertumbuhan dan Pembangunan ekonomi
1.
Sumber daya alam (SDA)
Bagi
pertumbuhan ekonomi ketersediaan sumber daya alam yang melimpah sangat baik
dalam menunjang pembanggunan. Sumber daya alam mencakup kesuburan tanah,letak
dan susunanya,kekayaan alam,mineral,iklim,sumber air,hingga ke sumber kelautan
2.
Sumber daya manusia (SDM)
Merupakan
faktor penting dalam proses pembangunan dan pertubuhan ekonomi,karena cepat
lambatnya proses pembanggunan tergantung kepada sejauh mana SDM selaku subjek
pembanggunan memiliki potensi yang memadai untuk melaksanakan proses
pertumbuhan ekonomi
3.
Akumulasi Modal
Akumulasi
modal sebagai proses penanbahan stok modal fisik buatan manusia berupa
peralatan,mesin dan bangunan. Modal sangat penting bagi perkembagan dan
kelancaran pembanggunan ekonomi karena barang barang modal juga dapat
meningkatkan produktivitas
3.
Tenaga manajerial dan organisasi produksi
Organisasi produksi
merupakan salah satu bagian penting dalam proses pertumbuhan ekonomi karena
berkaitan erat dengan penggunaan faktor produksi dalam berbagai kegiatan
ekonomi. Organisasi produksi juga dilaksanakan dan diatur oleh tenaga
manajerial dalam kegiatan sehari hari
5. Ilmu pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dapat
mempengaruhi pertumbuhan dan pembanggunan ekonomi karena pergantian pola kerja
yang semula menggunakan tenaga manusia digantikan dengan teknologi baru seperti
mesin mesin canggih yang berdampak pada
aspek efisiensi,kualitas,dan kuantitas
6. Faktor politik dan administrasi pemerintah
Struktur politik dan administrasi yang lemah merupakan penghambat besar
bagi pembanggunan ekonomi,karena politik yang tidak stabil serta pemerintahan
yang lemah dan korupsi sangat menghambat kemajuan ekonomi
Teori –
teori Pertumbuhan ekonomi
Teori Klasik
klasik
beranggapan bahwa suatu negara akan mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi
seiring bertambahnya populasi serta sumber daya yang semakin terbatas. Ahli
yang merumuskan teori pertumbuhan ekonomi klasik adalah sebagai berikut:
Adam Smith
Filsuf dan ahli ekonomi ini merumuskan teorinya dalam buku berjudul An Inquiry
into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. Dalam buku tersebut, Adam
Smith mengatakan pertumbuhan ekonomi bertumpu pada peningkatan populasi yang
berdampak pada bertambahnya output dan hasil.
David Ricardo
David Ricardo merumuskan teori ini dalam buku berjudul The Principles of
Political and Taxation. Bertolak belakang dengan pendapat Adam Smith
sebelumnya, menurutnya pertumbuhan penduduk yang besar dapat berdampak pada
kelebihan tenaga kerja sehingga upah yang diberikan akan menurun.
Sementara upah tersebut nantinya digunakan untuk membiayai taraf hidup minimum
pekerja sehingga kondisi ekonomi akan mengalami kemandegan atau stationary
state.
Teori
Neo – Klasik
Teori ini menjelaskan tentang
faktor pertumbuhan ekonomi negara dapat stabil dengan tiga komponen penting yaitu tenaga kerja, modal dan
teknologi. Adapun ahli ekonomi yang menopang
teori pertumbuhan Neoklasik yaitu :
1. Harrod Domar
Menjelaskan bahwa perlu adanya pembentukan modal atau investasi untuk
mencapai pertumbuhan ekonomi yang teguh (steady growth)
2. Joseph Scumpeter
Menjelaskan bahwa ekonomi suatu negara dapat meningkat jika, pengusaha
menciptakan inovasi dan membuat kombinasi baru terkait proses produksi hingga
investasi bisnisnya.
3. Robert M. Solow
Menjelaskan bahwa teori ini lebih menekankan pada rangkaian kegiatan
produksi yang dilakukan manusia,akumulasi modal, pemakaian teknologi modern dan
hasil output. Menurutnnya pertumbuhan penduduk bisa berdampak positif dan
negatif, maka kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai sumber daya yang
produktif.
Teori Histori
Teori pertumbuhan
ekonomi historis fokus melihat proses perkembangan ekonomi dari tahap prasejarah
hingga industri dan masyarakat dunia yang memiliki tingkat konsumsi yang
tinggi. Setidaknya ada 2 ahli yang mendukung teori historis ini yaitu:
Friedrich List
Friedrich List menganggap pertumbuhan ekonomi suatu negara dilihat dari teknik
produksi sebagai sumber utama. Adapun tahapannya terdiri dari masa berburu,
beternak, bertani, kerajinan, serta industri perdagangan.
Bruno Hildebrand
Bruno Hildebrand meninjau perkembangan teknologi dapat dilihat dari cara
pertukaran di tengah masyarakat misalnya pertukaran barang atau barter,
pertukaran dengan uang, atau pertukaran dengan kredit.
Werner Sombart
Werner Sombart beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat meningkat karena
dalam masyarakat terdiri dari susunan organisasi dan ideologi yang berbeda.
Tahapannya terdiri dari perekonomian tertutup, kerajinan dan pertumbuhan, serta
kapitalisme.
4. Teori
pertumbuhan ekonomi modern
Teori ini didukung oleh Walt Whitman Rostow dalam buku The Stages of Economic
Growth yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi terbagi menjadi 5 tahap
yaitu:
1. Masyarakat tradisional yaitu tahap dimana kegiatan produksi masih sederhana
hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri.
2. Pra lepas landas yaitu tahap dimana masyarakat berada dalam proses transisi
dengan menerapkan ilmu modern untuk produksi di bidang pertanian maupun
industri
3. Lepas landas yaitu tahap dimana masyarakat memperkuat dan mendorong
pertumbuhan ekonomi secara luas dengan melakukan investasi efektif dan tabungan
produktif.
4. Dorongan menuju kedewasaan yaitu tahap dimana perekonomian tumbuh secara
teratur dan lapangan usaha terus bertambah beriringan dengan penerapan
teknologi modern. Selain itu investasi dan tabungan efektif meningkat hingga 20
persen.
5. Konsumsi Tinggi yaitu tahap dimana sektor industri merupakan sektor yang
memimpin. Pendapatan riil per kapita terus meningkat sehingga sebagian
masyarakat mengalami peningkatan konsumsi yang melampaui kebutuhan bahan dasar.
Masalah
Pembangunan di negara berkembang
1. Tingginya
tingkat pengangguran
2. Tingginya pertambahan penduduk
3. Tinggkat pendidikan yang rendah
4. Kemiskinan
5. Produktivitas yang rendah
6. Ketergantungan terhadap produksi pertanian dan ekspor barang primer
7. Inflasi
8. Ketergantungan yang besar dan rentanya hubungan internasional
Kebijakan
Mempercepat Pembangunan ekonomi
- Kebijakan diversifikasi
kegiatan ekonomi
- Mengembangkan infastruktur
- Meningkatkan tabungan dan
investasi
- Meningkatkan taraf pendidikan
masyarakat
- Mengembangkan institusi yang
mendorong pembangunan
- Merumuskan dan melaksanakan
perencanaan ekonomi
Komentar
Posting Komentar