Perbedaan Teori Ekonomi Klasik dan Keynes
Nama : Monica Cindy Amanda
Kelas : Manajemen B1
Mata Kuliah : Ekonomi MakroUniversitas Muhammadiyah Sidoarjo
PENGERTIAN TEORI EKONOMI KLASIK
Teori ekonomi klasik adalah Teori yang memandang bahwa suatu
perekonomian yang diatur oleh mekanisme pasar tingkat penggunaan tenaga kerja
penuh akan selalu tercapai.
Prinsip utama dalam mazhab
klasik adalah kepentingan pribadi dan semangat individualisme. Kepentingan
pribadi merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kekuatan untuk
mengatur kesejahteraannya sendiri. Berdasarkan prinsip tersebut para penganut
mazhab klasik percaya bahwa sistem ekonomi liberal atau sistem di mana setiap
orang betul-betul bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi apa saja bisa mencapai
kesejahteraan masyarakat secara otomatis.
PENGERTIAN
TEORI EKONOMI KEYNES
Menurut Keynes, situasi makro suatu perekonomian ditentukan oleh apa
yang terjadi dengan permintaan agregat masyarakat apabila permintaan agregat
melebihi penawaran agregat (atau output yang dihasilkan) dalam periode
tersebut, maka akan terjadi situasi “kekurangan produksi”. Pada periode
berikutnya output akan naik atau harga akan naik, atau keduanya terjadi
bersama-sama. Aliran Keynesian untuk mengatasi masalah krisis ekonomi,
pemerintah harus melakukan lebih banyak campur tangan secara aktif dalam
mengendalikan perekonomian nasional. Kegiatan produksi dan pemilikan
faktor-faktor produksi masih dapat dipercayakan kepada swasta, tetapi
pemerintah wajib melakukan kebijakan-kebijakan untuk mempengaruhi perekonomian
PERBEDAAN
KLASIK DAN KEYNES
KLASIK
1.
Menganggap nilai uang adalah stabil
2.
Menolak anggapan bahwa fenomena - fenomena moneter sebagai variabel yang
sanggup mempengaruhi perekonomian secara keseluruhan
3.
Adanya tambahan jumlah uang beredar tak akan mempengaruhi sektor riil
(Classical Dichotomy).
4.
Permintaan dan penawaran uang menentukan tingkat harga umum.
5.
V dan T dianggap tetap dan hanya dipengaruhi faktor-faktor non moneter.
KEYNES
1.Menganggap
nilai uang adalah tidak stabil
2.
Fenomena-fenomena moneter merupakan variable-variable yang dapat mempengaruhi
perekonomian secara keseluruhan.
3.Tambahan
jumlah uang beredar akan mempengaruhi sektor riel.
4.
Permintaan dan penawaran uang akan menentukan tingkat bunga.
5.
V dan T dapat berubah-ubah sesuai dengan keadaan perekonomian yang terjadi.
PERBANDINGAN
TEORI KLASIK DAN KEYNES
KLASIK
1.
Pada Pasar Barang Tidak mungkin ada
kelebihan/kekurangan produksi Produksi total masyarakat =
kebutuhan total masyarakat (full employment level of activity)
2.
Landasan berpikirnya: Hukum Say: supply creates its owndemand Harga umum
fleksibel Setiap proses produksi mempunyai
dua akibat: 1. Menghasilkan output 2. Memberikan penghasilan
Semua penghasilannya dibelanjakan di pasar barang Tidak perlu campur
tangan pemerintah.
3
.Pada Pasar Uang Menganut prinsip teori kuantitas
uang: uang hanya untuk transaksi. Penawaran uang
ditentukan oleh pemerintah Keseimbangan dalam pasar uang : MS
= MD = Kpq
4.
Di Pasar Tenaga Kerja Tingkat upah fleksibel
Selalu full employment Tidak perlu campur tangan pemerintahdalam mengatasi
pengangguran
KEYNES
1.
Pada Pasar Barang Dapat terjadi
kelebihan/kekurangan produksi Tidak
selalu mencapai full employment
2.
Landasan berpikirnya: Tidak menerima
hukum Say Harga umum rigid Sama dengan pendapat klasik Tidak semua penghasilan dibelanjakan, ada
sebagian yang ditabung Perlu campur
tangan pemerintah
3.
Pada Pasar Uang Terdapat tiga motif
memegang uang: (1) untuk transaksi; (2) jaga-jaga; (3) spekulasi. Penawaran uang ditentukan oleh
pemerintah Keseimbangannya: MS=MD=[kQ+θr]P
4.
Di Pasar Tenaga Kerja Tingkat upah
rigid Tidak selalu full employment Perlu campur tangan pemerintah dalam
mengatasi pengangguran
4
PERSAMAAN EKONOMI KLASIK DAN KEYNES
1. 1. Sama-sama
memiliki tujuan untuk mengembangkan system ekonomi agar jauh lebih baik
2. 2. Sama-sama
memiliki rancangan dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan yang meningkat.
3. 3. Memecahkan
permasalahan dalam ilmu ekonomi
4. 4. Memiliki
persamaan dalam ilmu ekonomi
Komentar
Posting Komentar