Inflationary Gap dan Deflationary Gap
Nama : Monica Cindy Amanda (222010200104)
Kelas : Manajemen B1
Mata Kuliah : Ekonomi Makro
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
INFLASI
Inflasi
adalah gejala dimana tingkat harga umum mengalami kenaikan secara terus
Menerus. Ini diakibatkan karena
terganggunya keseimbangan antara uang dan barang.
Baru dapat dikatakan telah terjadi inflasi
bila ada :
1. Kenaikan Harga.
2. Berlangsung
Terus Menerus.
INFLATIONARY GAP
Inflationary Gap/ Kesenjangan Inflasi
adalah konsep ekonomi makro yang mengukur perbedaan antara tingkat PDB riil
saat ini dan produk domestik bruto (PDB) yang akan ada. Tentunya, inflationary
gap ini mengukur apabila ekonomi beroperasi pada kesempatan kerja penuh (full
employment)
PENYEBAB INFLASI
Secara umum penyebab inflasi sebagai
berikut :
- Jumlah uang yang beredar terlalu berlebihan sehingga melebihi
keuntungan
- Tradisi masyarakat yang bersifat konsumtif sering mengimpor
barang
- Terjadinya bencana alam
- Terjadinya deficit pada APBN
- Terjadinya ekspansi
kredit
- Terjadinya pemberontakan
- Pengenaan pajak pada konsumen
- Kenaikan harga BBM
MACAM-MACAM INFLASI
a.) Berdasarkan parah tidaknya inflasi
◈
Inflasi ringan adalah jika
tingkatannya masih berada dibawah 10% per tahun
◈
Inflasi sedang adalah imflasi
yang lajunya berada diantara 10% sampai dengan 30% per tahun
◈
Inflasi berat adalah inflasi
yang lajunya berada diantara 30% sampai dengan 100% per tahun
◈
Hiperinflasi adalah inflasi
yang terjadi diatas 100% per tahun, akibat yang terjadi jika inflasi 100%
adalah masyarakat akan mengalami ketidakpercayaan terhadap pemakaian uang.
b.) Berdasarkan Penyebabnya
◈
Inflasi permintaan Agregat
adalah kenaikan permintaan total (Agregat demand) sedangkan produksi berada
pada keadaan kesempatan kerja penuh (Full Employment )
◈
Inflasi biaya adalah penurunan
dalam penawaran total (Agregat Supply) karena adanya kenaikan biaya produksi
c.) Berdasarkan asal inflasi
◈
Inflasi yang berasal dari Dalam
Negeri (Domestic Inflation)
◈
Infasli yang berasal dari luar
negeri
DAMPAK INFLASI PADA PEREKONOMIAN
MASYARAKAT
Dampak Inflasi Pada Perekonomia Secara Umum
•
Mendorong penanaman modal
spekulatif
•
Tingkat bunga meingkat
•
Daya beli masayarakat turun
dikarenakan nilai mata uang turun
•
Adanya ketidakpastian keadaan
ekonomi dimasa mendatang
Dampak Inflasi Perekekonomian Secara Khusus
•
Dampak inflasi terhadap
pendapatan
•
Dampak inflasi terhadap
individu dan masyarakat
•
Dampak inflasi terhadap
produksi
•
Dampak inflasi terhadap
distribusi
CARA MENGATASI INFLASI
- Kebijakan Moneter, adalah Tindakan yang dilakukan oleh bank
sentral untuk memengaruhi uang yang beredar dari kredit.
- Kebijakan Fiskal, adalah kebijakan yang menyangkut pengaturan
pengeluaran pemerintah serta perpajakan yang secara langsung dapat
mempengaruhi permintaan total dan memengaruhi harga. Pemerintah bisa
memanfaatkan kebijakan
fiskal untuk
mengurangi kesenjangan inflasi, contohnya dengan mengurangi jumlah
uang beredar dalam
perekonomian. Caranya dengan menaikkan pajak, mengurangi pengeluaran
pemerintah, hingga menerbitkan obligasi dan surat berharga.
- Kebijakakan Non Moneter
Dapat ditempuh melalui cara berikut :
•
Kebijakan upah
•
Kebijakan yang berkaitan dengan
hasil produksi
•
Kebijakan penentuan harga
indexing
DEFLASI
Deflasi merupakan
kebalikan dari inflasi, jika inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang
beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang
beredar.
Deflationary Gap/ Kesenjangan Deflasi
adalah
•
Sisa (kekurangan) antara jumlah
pengeluaran yang akan dijalankan di satu pihak dan di lain pihak jumlah hasil
produksi yang tersedia, diukur dengan harga dari waktu sebelumnya. Kesenjangan
deflasi menyebabkan harga turun dalam jangka panjang karena permintaan barang
dan jasa menurun akibat meningkatnya pengangguran. Itulah sebabnya mengapa
kesenjangan ini seringkali terlihat saat penurunan ekonomi dan dikaitkan dengan
angka pengangguran yang lebih tinggi.
CIRI-CIRI DEFLASI DAN DAMPAK DEFLASI
Ciri-ciri :
- Penurunan produksi dan kesempatan kerja
- Penurunan harga
- Perbaikan neraca perdagangan
- Penurunan harga secara umum
Dampak Negatif Deflasi :
- Menurunnya pendapatan sector bisnis
- PHK besar-besaran
- Penurunan investasi dan harga saham
CARA MENGATASI DEFLASI
- Menurunkan tingkat suku bunga
tujuannya untuk menambah jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan memilih untuk menyimpan uang nya sendiri, dan keinginan untuk membeli barang akan meningkat. - Menerapkan kebijakan moneter
kebijakan moneter adalah kebijakan yang dilakukan ban sentral dengan tujuan untuk menambah jumlah uang yang beredar di dalam masyarakat. - Menerapkan kebijakan fiskal
merupakan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan untuk menambah jumlah uang beredar dalam masyarakat - Menerapkan kebijakan moneter
kebijakan ini snagat efektif dalam mengatasi masalah deflasi karena mengandung sejumlah Langkah yang dapat menambah jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.
Komentar
Posting Komentar