ANGKA PENGGANDA (Multiplier)
Nama : Monica Cindy Amanda (222010200104)
Kelas : Manajemen B1
Mata Kuliah : Ekonomi Makro
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
APA ITU
MULTIPLIER ?
Multiplier adalah bilangan yang
menjelaskan tambahan pendapatan nasional sebagai akibat adanya perubahan pada
variabel-variabel tertentu (investasi, pengeluaran pemerintah) dalam
perekonomian
Angka pengganda juga dapat diartikan
sebagai suatu perbandingan jumlah pertambahan atau pengurangan dalam pendapatan
nasional dan jumlah pertambahan atau pengurangan agregat yang dapat
mengakibatkan adanya perubahan terhadap pendapatan nasional itu sendiri.
TUJUAN ANALISIS ANGKA PENGGANDA
Angka pengganda dilakukan karena
beberapa tujuan. Tujuan-tujuan tersebut ialah:
1. Mengidentifikasi besarnya
perubahan pendapatan yang disebabkan oleh variabel-variabel pengeluaran
(konsumsi dan investasi)
2. Mengetahui apakah terjadi beberapa
kesenjangan dalam suatu sistem perekonomian.Kesenjangan tersebut dapat berupa
inflasi dan deflasi.
3. Dapat menjadi pedoman atau rujukan
dalam pengambilan kebijakan ekonomi suatu negara
Bentuk-bentuk angka pengganda
1. Output
Multiplier
2. Income Multiplier
3. Employment Multiplier
4. Government Revenue Multiplier
5. Gross Value Added Multiplier
PENJELASAN
BENTUK - BENTUK ANGKA PENGGANDA
1.
Output Multiplier
Output multiplier
adalah teknik analisis untuk mengukur jumlah output pendapatan ekonomi sebagai
bagian dari peningkatan pengeluaran.
2. Income Multiplier
Income multiplier adalah teknik
perhitungan yang digunakan untuk mengukur tambahan pendapatan (upah dan gaji,
sewa, bunga dan keuntungan) dari kegiatan ekonomi.
3. Employment Multiplier
Employment multiplier
adalah teknik perhitungan yang dapat digunakan untuk mengukur salah satu dari
total jumlah pendapatan pekerjaan pada sektor-sektor tertentu.
4. Government Revenue Multiplier
Government Revenue Multiplier adalah
bentuk perhitungan yang digunakan untuk mengukur pengaruh dar pendapatan
pemerintah dari berbagai sumber yang dihubungkan dengan peningkatan pengeluaran
suatu sektor.
5. Gross Value Added Multiplier
Gross Value Added
Multiplier adalah cara perhitungan yang didasari oleh besaran balas jasa
terhadap faktor produksi yang tercipta karena adanya kegiatan produksi.
Perhitungan
multiplier dengan pemisalan-pemisalan
Penghitungan nilai multiplier yang
akan diterangkan menggunakan pemisalan-pemisalan seperti berikut ini :
1. Fungsi konsumsi adalah C = a +
bYd.
2. Dua bentuk sistem pajak akan
digunakan. Dalam contoh yang pertama
pajaknya adalah pajak tetap, yaitu T
= Tx0, sedangkan dalam contoh kedua
pajaknya adalah pajak proporsional,
yaitu: T = tY.
3. Fungsi investasi awal adalah I dan
fungsi pengeluaran pemerintah yang awal
adalah G.
Ysekarang = Ysebelum + Tambahan Y
(∆Y)
∆Y = K . ∆I
Dimana K adalah angka pengganda
Perhitungan Angka Pengganda dengan Pendekatan Dua Sektor
Y
= a + I / 1 – b
Multiplier Invesment ( I ) : K = 1 / 1 – b
Contoh:
Dimisalkan (dalam milyar rupiah) fungsi
konsumsi (C) = 20 + 0,75Y dan besarnya investasi (I) = 10, maka pendapatan
keseimbangan sebesar 120. Apabila terdapat tambahan investasi sebesar 2, maka
pendapatan sekarang adalah sebagai berikut:
Jawab :
K = 1 / 1 – b
= 1 / 1 – 0 , 75
= 4
∆ Y = K . ∆ I
∆ Y = 4 . 2
= 8
Y sekarang = Y sebelum + Tambahan Y (
∆Y )
Y sekarang = 120 + 8
= 128 milyar rupiah
Perhitungan
Angka Pengganda dengan Pendekatan Tiga Sektor
Dalam
perekonomian 3 sektor pelaku kegiatan ekonomi bukan hanya rumah tangga konsumen
dan rumah tangga produsen saja, tetapi terdapat pelaku lainnya yaitu
pemerintah.
Pengaruh pemerintah dalam
perekonomian 3 sektor yaitu pemerintah berpengaruh sebagai seorang produsen dan
konsumen.
Selain itu,
pemerintah juga berpengaruh untuk menarik pajak dari setiap pajak yang berguna
untuk menstabilkan ekonomi negara.
Terdapat nilai multiplier dengan pendekatan
3 sektor, yaitu multiplier investasi, multiplier pengeluran pemerintah dan
multiplier pajak.
Komentar
Posting Komentar